Mengenali Foley Catheter dan Prosedur Penggunaannya

93 Tinjau  | 

Mengenali Foley Catheter dan Prosedur Penggunaannya

Foley catheter adalah alat untuk mengambil urin dengan cara tertutup agar terbebas dari polusi. Di desain sedemikian rupa agar agar mampu mengeluarkan urin dan menampungnya pada balon. Tanpa beresiko terjadi kebocoran pada kandung kemih.

Fungsi foley catheter atau kateter balon adalah mengosongkan kandung kemih untuk beberapa tindakan medis tertentu. Penggunaan kateter urine disarankan bagi orang – orang dengan gangguan pada sistem perkemihan termasuk penyakit kandung kemih. Gangguan apa saja yang dimaksud dan bagaimana prosedur pemasangan kateter pada pasien ? Berikut penjelasannya.

 

Siapa yang perlu memakai Foley Catheter ?

Foley  Catheter digunakan dalam bidang medis, baik untuk menangani penyakit tertentu hingga membantu prosedur operasi. Alat ini biasanya diperlukan saat seseorang yang sedang sakit sehingga tidak bisa kencing hingga tuntas.

Jika kandung kemih tidak dikosongkan, air seni akan menumpuk dalam ginjal dan menyebabkan kerusakan hingga gagalnya fungsi ginjal itu sendiri. Maka dari itu, kateter urin sangat dibutuhkan oleh orang – orang dengan kondisi berikut :

·         Tidak dapat buang air kecil sendiri

·         Tidak bisa mengontrol kencing atau aliran urine nya

·         Memiliki masalah Kesehatan kandung kemih

·         Dirawat inap untuk operasi

·         Sedang dalam koma

·         Dibius dalam jangka waktu lama

Prosedur Pemasangan Kateter Urine

Pemasangan kateter atau katerisasi adalah prosedur untuk memasukkan selang kateter melalui saluran kencing (uretra) menuju kandung kemih. Disinilah air kencing ditampung sementara sebelum dikeluarkan dari tubuh.

Pemasangan kateter dilakukan oleh perawat yang bertugas atas instruksi dari dokter. Kateter harus dipasang ke tubuh pasien dalam prosedur yang benar-benar steril untuk menghindari risiko infeksi kandung kemih. Perawat akan membuka dan membersihkan peralatan kateterisasi serta alat kelamin pasien terlebih dahulu. Selang kemudian dilumuri dengan pelumas tertentu agar mudah dimasukkan ke dalam saluran kencing. Anda mungkin akan diberi bius lokal terlebih dahulu untuk mengurangi rasa sakit atau tidak nyaman saat dipasangi kateter. Perawat memasukkan selang kateter ke dalam saluran kencing (uretra) sedikit demi sedikit. Selang kateter akan dimasukkan kira-kira sekitar 5 cm, hingga mencapai leher kandung kemih Anda.

Setelah ini, Anda sudah bisa langsung buang air kecil menggunakan selang kateter. Urin akan mengalir melalui selang kateter, kemudian memasuki kantong urin. Jangan lupa kosongkan kantong urin yang terhubung pada kateter Anda setiap 6-8 jam sekali.  Kebanyakan pemakaian kateter diperlukan sampai pasien bisa kembali buang air kecil sendiri. Biasanya, ini untuk pemakaian singkat dan kondisi kesehatan yang tidak parah. Namun, orangtua yang telah lanjut usia dan mereka yang cedera permanen atau mengalami penyakit yang parah mungkin perlu menggunakan kateter urin untuk jumlah yang jauh lebih lama dan kadang-kadang menggunakannya secara permanen. Kateter urin merupakan alat yang penting bagi pasien operasi dan penderita gangguan sistem perkemihan. Alat ini membantu mengeluarkan dan menampung urin hingga pasien bisa buang air kecil kembali dengan normal. Untuk mendapat hasil yang maksimal, pastikan membeli kateter dari PT Globindo Mega Pratama. Distributor alat kesehatan lengkap yang juga jual foley chateter.

Dengan pengalaman lebih dari 5 tahun, PT Globindo Mega Pratama menyediakan berbagai alat kesehatan kualitas impor dengan kualitas terbaik dan melayani pengiriman ke seluruh Indonesia.

Untuk jaminan kualitas mutu, pastikan distributor alat kesehatan dan foley Catheter adalah PT Globindo Mega Pratama. Bukan yang lain.

Powered by MakeWebEasy.com
Website ini menggunakan kukis untuk pengalaman terbaik Anda, informasi lebih lanjut silakan kunjungi Kebijakan Privasi  dan  Kebijakan Kukis