Penggunaan Triase Emergency Severity Index di IGD

74 Tinjau  | 

Penggunaan Triase Emergency Severity Index  di IGD

Instalasi Gawat Darurat merupakan salah satu pintu masuk utama pasien yang membutuhkan perawatan di Rumah Sakit (RS). Rumah sakit adalah salah satu unit RS yang menyediakan pelayanan Kesehatan darurat. Terdapat beberapa alasan mengapa seseorang diantar atau datang ke IGD. Selain disebabkan oleh penyakit, seseorang datang ke IGD karena mengalami trauma atau mungkin kekerasan. Menurut data bahwa lebih dari 5 juta orang meninggal dunia setiap tahunnya akibat mengalami trauma yang disebabkan oleh kecelakaan lalu lintas, kekerasan diri sendiri atau orang lain, kebakaran, tenggelam, jatuh keracunan dan sebagainya.

Kepadatan yang terjadi di IGD ini dapat menimbulkan masalah. Menurut Senat Amerika Serikat, Departemen Emergency Rumah Sakit bahwa masalah yang ditimbulkan akibat IGD yang padat adalah meningkatnya waktu tunggu pasien untuk diperiksa oleh dokter. Tidak hanya itu masalah lainnya yakni meningkatnya kasus medical error atau kesalahan medis, serta meningkatnya kerugian Rumah Sakit karena masalah finansial.

Mengingat banyaknya dampak dari masalah yang ditimbulkan akibat kepadatan tersebut, maka diperlukan solusi untuk mengatasinya. Menurut penelitian salah satu cara untuk mengatasi kepadatan adalah dengan cara menerapkan triase. Triase adalah proses pemilahan pasien mana yang beresiko meninggal, beresiko mengalami kecacatan atau beresiko mengalami perburukan kondisi klinisnya. Terdapat beberapa jenis triase yang digunakan di dunia Internasional salah satunya adalah ESI yang berasal dari Amerika Serikat. Triase ESI dikenal sangat simple dan penggunaan tidak perlu menunggu dokter triase karena dapat dilakukan oleh seorang perawat triase. Hal ini sesuai dengan penelitian bahwa perawat harus mampu memahami dan melakukan metode triase ini terhadap pasien yang datang

Penerapan Triase ESI di IGD pernah diteliti dan hasilnya menunjukkan adanya pengaruh ketepatan penerapan triase ESI terhadap respon time pasien. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa sistem triase dengan klasifikasi 5 kategori menggunakan ESI memiliki tingkat akurasi yang tinggi dan dapat memperkirakan outcome pasien secara efektif. Hal ini sesuai dengan penelitian bahwa triase ESI dapat meningkatkan akurasi triase di IGD karena pasien dengan resiko tinggi masuk ke dalam kategori ESI 1 dan 2 meningkat setelah implementasi triase ESI.

PT Globindo Mega Pratama sebagai distributor dan supplier alat Kesehatan telah dipercaya oleh berbagai rumah sakit serta klinik. Berpengalaman lebih dari 5 tahun, PT Globindo Mega Pratama memberikan pelayanan yang terbaik serta solusi yang diberikan. Didukung oleh tenaga profesional, PT Globindo Mega Pratama mampu bersaing dengan para distributor lain.

Powered by MakeWebEasy.com
Website ini menggunakan kukis untuk pengalaman terbaik Anda, informasi lebih lanjut silakan kunjungi Kebijakan Privasi  dan  Kebijakan Kukis