Efektivitas Penggunaan Sarung Tangan Steril Sebagai Pencegahan Iritasi Rongga Mulut

50 Tinjau  | 

Efektivitas Penggunaan Sarung Tangan Steril Sebagai Pencegahan Iritasi Rongga Mulut

Dalam menjalankan tugasnya seorang dokter gigi tidak terlepaskan dari kemungkinan untuk berkontak secara langsung ataupun tidak langsung dengan mikroorganisme dalam saliva dan darah pasien. Dalam praktek kedokteran gigi risiko terjadinya infeksi silang yang disebabkan oleh karena bakteri dan virus sangatlah tinggi. Rawannya infeksi silang antara pasien dengan dokter gigi atau pasien dengan pasien, dapat terjadi karena pekerjaan dokter gigi langsung berkontak dengan saliva dan darah pasien.

Penyebaran infeksi memiliki beberapa sumber infeksi yang diantaranya adalah darah, saliva atau jaringan yang merupakan sumber dari infeksi tersebut berasal. Infeksi juga dapat menyebar di tempat praktek melalui kontak langsung, kontak tidak langsung, inhalasi langsung atau tidak langsung, autoinoklasi dan ingesti.

Sarung tangan akan menjadi pelindung bagi semua pekerja Kesehatan dan hal yang terpenting pada pemakaian sarung tangan adalah dalam pencegahan infeksi di rongga mulut pada pasien. Sarung tangan steril yang pada umumnya tidak digunakan secara rutin Ketika prosedur pencabutan gigi dilakukan, sekarang sudah bisa digunakan secara rutin karena diterima sebagai pertahanan yang baik terhadap infeksi silang antara operator dengan pasien selain itu bertujuan untuk menjaga sterilitas selama operasi dan untuk meminimalkan infeksi pasca operasi.

Sensibilitas memainkan peran penting dalam kedokteran, terutama dalam praktik bedah. Untuk mencegah infeksi temnpat operasi dan melindungi operator, penggunaan sarung tangan bedah merupakan tindakan standar dalam praktik kedokteran gigi. Sarung tangan dapat berupa single use disposable non sterile exam glove  atau single use disposable sterile surgical gloves yang dapat digunakan dalam mulut pasien dan digunakan untuk mencegah kontaminasi tangan petugas Kesehatan. Sarung tangan steril digunakan untuk pencabutan gigi, dan sering juga untuk tindakan bedah mulut minor.

Mukosa adalah lapisan basah yang berkontak dengan lingkungan eksternal, yang terdapat pada saluran pencernaan, rongga hidung dan rongga tubuh lainnya. Oral mukosa berfungsi sebagai proteksi, sensasi dan sekresi. Dengan diketahui efektifitas sarung tangan steril dalam pencegahan iritasi pada rongga mulut pasca pencabutan gigi permanen diharapkan kedepannya pemilihan sarung tangan yang tepat pada perawatan pencabutan gigi untuk meminimalisir penyebaran mikroorganisme patogen kepada pasien sebagai salah satu cara pencegahan terhadap infeksi silang dan iritasi jaringan lunak dalam rongga mulut.

PT Globindo Mega Pratama sebagai distributor dan supplier alat Kesehatan telah dipercaya oleh berbagai rumah sakit serta klinik. Berpengalaman lebih dari 5 tahun, PT Globindo Mega Pratama memberikan pelayanan yang terbaik serta solusi yang diberikan. Didukung oleh tenaga profesional, PT Globindo Mega Pratama mampu bersaing dengan para distributor lain.

Powered by MakeWebEasy.com
Website ini menggunakan kukis untuk pengalaman terbaik Anda, informasi lebih lanjut silakan kunjungi Kebijakan Privasi  dan  Kebijakan Kukis